You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebun bibit padi ujung menteng otoy2
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Jaga Aktivitas Produksi Tetap Optimal di Musim Kemarau

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan musim kemarau yang sedang berlangsung belum memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian, perikanan, maupun ketersediaan pangan di ibu kota.

"menyiapkan berbagai langkah antisipasi,"

Meski demikian, berbagai langkah antisipasi terus dilakukan untuk menjaga produksi serta memastikan pasokan pangan bagi masyarakat tetap aman.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi di seluruh sektor yang menjadi kewenangan Dinas KPKP agar aktivitas produksi tetap berjalan optimal selama musim kemarau.

Musim Kemarau, Hasil Tangkapan Nelayan Jakarta Meningkat

“Musim kemarau memang menjadi tantangan tersendiri, namun kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar dampaknya dapat diminimalkan. Kami terus memastikan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan di Jakarta tetap berjalan dengan baik,” ujarnya, Rabu (5/8).

Di sektor pertanian, Hasudungan menjelaskan Dinas KPKP mengelola 14 lokasi kebun bibit dengan total luas mencapai 81,4 hektare. Kebun bibit tersebut memproduksi rata-rata sekitar 74 ribu bibit tanaman produktif setiap tahun, meliputi tanaman buah, sayuran, padi, hingga anggrek.

Untuk menjaga keberlangsungan produksi selama musim kemarau, kebutuhan air di kebun bibit dipenuhi melalui pemanfaatan air waduk serta pompa sumur dalam.

“Sementara itu, lahan sawah yang berada di wilayah Jakarta Utara dengan luas sekitar 220 hektare justru umumnya menghasilkan produksi lebih tinggi pada musim kemarau karena intensitas hujan yang rendah mendukung proses budidaya,” ujarnya.

Di sektor perikanan, Dinas KPKP DKI Jakarta mengoperasikan empat Balai Benih Ikan (BBI) dengan total 303 kolam. Pada kondisi normal, produksi benih ikan mencapai sekitar 410.000 hingga 450.000 ekor per bulan. Namun, selama musim kemarau produksi diperkirakan menurun menjadi sekitar 380 ribu ekor per bulan akibat berkurangnya ketersediaan air yang bersumber dari sungai dan air tanah.

Untuk menjaga kualitas produksi, Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan pemantauan kualitas air secara berkala, meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), dan kadar amonia. Selain itu dilakukan pengurangan kepadatan tebar ikan, penyesuaian jumlah benih dengan kapasitas air yang tersedia, pemberian pakan berkualitas pada pagi atau sore hari saat suhu lebih rendah.

“Kami juga melakukan pengendalian hama dan penyakit melalui biosecurity, pengurangan endapan lumpur sebelum musim kemarau, serta penyediaan peneduh pada kolam,” katanya.

Sementara itu, dari sisi ketahanan pangan, pasokan pangan strategis di Jakarta masih relatif stabil. Berdasarkan pemantauan harga, sejumlah komoditas mengalami kenaikan seperti telur ayam sebesar 3,1 persen dan daging ayam sebesar 1,14 persen.

Di sisi lain, beberapa komoditas hortikultura justru mengalami penurunan harga, di antaranya bawang merah sebesar 3,8 persen, cabai rawit merah 3,04 persen, cabai merah keriting 1,71 persen, dan cabai merah TW 1,91 persen.

Hasudungan menilai, kondisi tersebut dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang, sementara permintaan masyarakat cenderung tetap.

“Secara umum pasokan pangan, terutama pangan strategis, masih aman dan relatif stabil. Kami terus melakukan pemantauan agar distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan gejolak harga dapat dikendalikan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3359 personNurito
  2. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1650 personAnita Karyati
  3. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1452 personDessy Suciati
  4. DKI dan Lima Kota Aglomerasi Sepakat Kerja Sama Jabodetabek Connected

    access_time30-07-2026 remove_red_eye1049 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kelurahan Kebon Kosong Sosialisasi Larangan Berdagang di Trotoar

    access_time30-07-2026 remove_red_eye951 personFolmer